Tag: #natal

written by Roy Hekekire
December 25, 2019 0

entah mengapa tiba-tiba istriku berbelanja pernak pernik Natal dan suatu malam dirangkailah pohon buatan lengkap dengan hiasan dan lampu-lampu berdiri mentereng diruang tengah. Ini adalah dekorasi Natal pertama sejak 4 tahun terakhir.

semua gara-gara ada anggota baru dikeluarga kami, Mikey dan Milo 🙂 takut dan kuatir dekorasi diacak-acak mereka berdua sehingga semua simpanan hiasan dan pohon buatan diberikan ke orang lain.

tetapi ada yang aneh dari pohon Natal yang terpasang dirumah. rangkaian yang indah harus terganggu dengan deretan kursi yang terpasang seperti layaknya sebuah benteng …… pohon Natal berbenteng 🙂 ini semua terpaksa dilakukan untuk menghambat serangan iseng kedua anjing peliharaan kami. walaupun demikian beberapa hiasan sudah sukses berhasil dicopet dan menjadi mainan mereka berdua.

walau keindahan pohon Natal tereduksi karena kursi-kursi yang membentuk benteng tapi tetap saja paling tidak kerlap kerlip lampunya membuat suasana khas Natal lebih terasa.

beberapa minggu terakhir topik lama tentang “memberikan ucapan Natal” kembali muncul. bener topik lama yang hanya muncul diawal Desember lalu menghilang dan akan muncul lagi Desember tahun depan 🙂 diskursus, perdebatan dari pihak-pihak bahkan sudah menginvasi time line platform social media apapun.

perdebatan tahunan yang selalu terulang, muter saja tak pernah maju seperti tidak ada topik lain yang lebih bermutu 🙂

sore tadi aku memposting ucapan Selamat Natal di semua platform social media ku. tidak lama kemudian dan bahkan saat aku menulis cerita ini respon dan ucapan selamat dari tman-teman terus bermunculan.

seperti pohon Natal dirumah, yang walau harus dibentengi dengan deretan kursi tetapi tetap saja terpasang, keindahannya kerlip lampunya hiasannya membuat suasana rumah menjadi berbeda.

demikian juga tampaknya walaupun perdebatan tak henti tentang ucapan tertentu tidak akan menghilangkan arti Natal yang sesungguhnya. Natal tetap saja berlangsung – dirayakan atau bahkan tidak dirayakan, diselamati atau tidak diselamati sekalipun. karena Natal tak lebih dari pertemuan seorang individu dengan penciptaNya.

bagiku jalinan pertemanan jauh lebih penting dibandingkan ‘memaksa’ teman-teman yang tidak hendak menyelamati untuk memberikan ucapan selamat.

terima kasih untuk teman-teman semua.

selamat Natal.

written by Roy Hekekire
December 21, 2019 0

terminal 3 bandara soekarno hatta malam itu sekitar jam 11 malam saat aku dan istriku sampai tampak ramai. beberapa keluarga terlihat menjemput anak-anak mereka yang mungkin sekolah atau tinggal di bagian dunia yang lain.

suasana menjadi riuh ketika penumpang sudah mulai keluar dari terminal kedatangan. peluk, cium, tawa mendominasi malam itu. ada spanduk kecil yang pasti sudah dipersiapkan satu keluarga dibentangkan : welcome home!

aku ikut senyum-senyum sendiri menyaksikan peristiwa itu sambil berharap cemas mengapa belum ada jadwal kedatangan pesawat yang anakku tumpangi terpampang di monitor.

yang kutunggu akhirnya datang juga, anakku pulang menghabiskan Christmas break nya selama 3 minggu. walau baru juga 4 bulan tapi kurasa sudah lebih lama dari itu 🙂 #lebay …. biar lebay tapi paling tidak aku nggak segitunya sampai harus bikin spanduk kan?

kira-kira 2 jam sebelum aku berangkat ke bandara, saat aku sedang menikmati makan malam sambil berbincang dengan beberapa customer, sebuah telepon masuk lalu kuangkat ….. “halo” kataku. sesaat tidak ada suara sama sekali lalu tiba-tiba hanya suara tangis tersedu-sedu diselingi suara yang kurang jelas kudengar.

dari nama yang muncul dan dari suara tangis yang kudengar dari telepon ku seketika aku mengambil kesimpulan lalu kukatakan …. “Dinda ya Bang?” ….. diseberang sana temanku menjawab “iya pak Dinda”.

Dinda, anak perempuan berusia 5 tahun telah pulang ketempat dari mana dia berasal. perjuangannya telah selesai melawan kanker darah yang dideritanya.

aku bergembira karena anakku pulang. temanku remuk redam hatinya juga karena anaknya pulang.

dalam suasana Natal yang kuperingati, 2 peristiwa ini mengingatkan aku tentang kejadian lebih dari 2000 tahun yang lalu. bahwa suatu ketika ada Anak Allah yang meninggalkan sorga dan pergi kedunia untuk memastikan suatu saat aku akan pulang ketempat darimana Dia berasal.

#natal #pulang