Jasmine (2)

1 minutes, 4 seconds

hari itu akhirnya tiba juga. kuantar dia ke airport. gadis kecilku sudah melangkah menuju sebuah kota 15.980 km jauhnya dari Jakarta.

sebelum berangkat, kupanggil dia ke kamar tidurku, kupeluk dia yg duduk disampingku, kuciumi rambutnya, kupegang erat tangannya.

tak kuat juga aku menahan perasaanku – sambil aku berkata : hanya 1 hal yang Papa minta dari kamu, ingat selalu dari mana kamu berasal. pikirkan itu baik2 ya dek.

gadis kecilku tidak berkata apa2, dia hanya menganguk dan kulihat air mata menetes dari kedua buah matanya.

lalu kuajak dia berdoa.

tujuh belas tahun lalu kujemput dia dari rumah sakit. kurawat dia, kujaga dia, kubesarkan dia dengan sebaik yang aku bisa lakukan.

hari ini kulepas dia pergi. tak bisa lagi kujagai dia setiap hari. memenuhi permintaannya di tengah malam supaya dibelikan ice cream, atau mengantar nya makan kuetiaw kesukaannya, memijat tangan dan betisnya kalo datang manjanya.

sesampai dari airport, rumah terasa berbeda sama sekali……sepi. kumasuki kamarnya…bau khas kamar anak yang beranjak gadis…wangi. kupandangi sekeliling, kubuka lemari bajunya, kupegangi beberapa bajunya dan selimut yang dipakainya siang tadi……runtuh pertahananku….aku menangis, antara bahagia dan sedih. anakku benar-benar sudah pergi.

benar-benar tak kusangka seperti ini rasanya. tak ada kata yang bisa kurangkai menjadi kalimat untuk menggambarkan perasaanku.

Jasmine, bunga melati ku terus bertumbuhlah anak ku …. mewangi seperti nama mu.

There are 0 comments .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *