Hiding Place

2 minutes, 13 seconds

kami memelihara 2 ekor  anjing. yg berbadan besar jenis Golden Retriever bernama Mikey dan si kecil berjenis Toy Poodle bernama Milo. Mikey berumur 4 tahun dan Milo 3 tahun. mereka berdua menjadi bagian keluarga kami sejak masing-masing berusia 3 bulan.

sebagai anjing rumahan – mereka dilepas berkeliaran didalam rumah dan bukan dikandang dan tentu saja rumah adalah tempat mereka bermain sehari2nya.

Mikey si bongsor cenderung diam, tenang tetapi sebaliknya Milo cerewet dan tukang cari gara-gara.

salah satu kelakuan tengil Milo adalah suka mengganggu Mikey jika dia sedang tidur atau sekedar berbaring. Milo segera mendekati dan mulai menggeram-geram dan menggigit-gigit moncong si bongsor. Mikey marah lalu dikejarnya si kecil. tapi si kriwil Milo ini lumayan cerdas. mengetahui tak ada kemungkinan menang melawan Mikey setiap kali tidak ada tempat bersembunyi dari kejaran Mikey, Milo selalu menempatkan dirinya tepat dibawah perut Mikey 🙂

kehebohan lain yang hampir tiap hari terjadi adalah berebut keset kaki. Siapa lagi biangnya kalau bukan si kriwil cerewet ini. mulai dia gigit, dia bawa lari keset kaki sambil menggeram tak jelas dan berlari mondar mandir kesana kemari.

menyadari Milo menguasai panggung permainan, Mikey mulai terpengaruh, bangun dari posisi leyeh-leyeh dan segera berusaha merebut keset dari Milo. dan terjadilah rebutan keset, hampir setiap hari. entah sudah berapa banyak keset kaki menjadi korban kebrandalan mereka berdua.

menyadari keributan mulai tidak terkendali, suara istriku mulai meninggi ….. Mike …. Milo ngapain kalian? ayo ngapain kalian?

entah bagaimana kedua ekor anjing kami ini bisa membedakan suara marah atau bukan. sehingga setiap kali suara istriku mulai meninggi mereka akan kabur ke posisi persembunyian favorit masing-masing…..Mikey lari masuk kamar kami dan meringkuk dibawah meja rias istriku, sementara Milo selalu masuk ke kolong sofa di ruang tengah 🙂

aku lumayan suka lari. tidak jauh-jauh amat, kira-kira 5 km sekali lari. salah satu hal mengapa aku suka lari adalah karena pada saat itulah aku merasa bebas, lepas dari tekanan-tekanan dan one of the best me time 🙂 . pada saat kakiku mengayun langkah demi langkah entah mengapa aku merasa aman.

salah seorang temanku lain lagi, dia selalu pergi ke café yang sama, pesan kopi yang sama dan duduk tepat di tempat yang sama setiap kali ingin menyendiri ….. entah siapa yang mengejarnya 🙂 mungkin debt collector 🙂

tentu masing-masing mempunyai cara dan tempat favorit untuk sekedar “bersembunyi” sejenak dari tekanan, kesibukkan, rutinitas atau hal-hal lain.

bersembunyi bukan berarti menghindar atau menolak menghadapi tekanan, kesibukkan atau rutinitas tetapi sebagai cara untuk berhenti sejenak bahkan mundur beberapa langkah, mengkonsolidasikan segala macam yang diperlukan untuk segera maju kembali.

aku belajar dari Mikey dan Milo, mereka berdua segera kabur, sejenak kabur ke tempat favorit mereka masing-masing setiap kali ada suara tinggi tanda mengancam, sejenak mereka bersembunyi untuk sesaat kemudian keluar dari lobang masing-masing dan membuat keonaran berikutnya.

There are 0 comments .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *