gabut

2 minutes, 56 seconds

seorang teman mengirimkan link tulisan pak Dahlan Iskan berjudul : Covid Apalagi ….

https://www.disway.id/r/892/covid-apalagi

secara lugas beliau mengajak pembacanya untuk move on dari situasi buruk yang dihadapi dunia ini dari pada hanya focus mentengin angka-angka korban atau mencari tahu hal-hal lain dari virus ini. bahkan beliau menuliskan saat ini semua orang telah menjadi ahli virus lebih dibandingkan para ahlinya sendiri.

lebih lanjut pak Dahlan mendorong dan mengajak siapa saja untuk mencari cara-cara baru karena setelah ini kehidupan manusia akan menjadi berubah.

cara berbisnis dan bermasyarakat akan berubah setelah pandemik ini berlalu dan umat manusia belajar darinya.

semalam aku membaca sebuah email dan melihat video yang dikirimkan seorang petinggi – yang ini tinggi sekali dekat langit 🙂 untuk 77.000 orang karyawan di perusahaan tempatku bekerja yang tersebar di seluruh dunia. sebuah video yang sangat encouraging, terlihat jelas gesture yang sangat positif dan mensupport supaya kami para karyawan merasa secure baik secara fisik, mental dan finansial.

tentu aku sangat bersyukur karena ditengah gelombang resesi yang mulai datang sebagai dampak dari pandemik yang sedang dihadapi dunia dimana berita tentang orang-orang yang kehilangan penghasilan, kehilangan pekerjaan atau tidak terlalu yakin dengan kondisi perusahaan atau usaha yang selama ini menopang kehidupan masing-masing, aku dan 77.000 orang lainnya mendengar kabar yang sangat baik dan melegakan.

tetapi tentu mengucap syukur tidak hanya berhenti sampai di mulut dan bibir. bersyukur adalah sebuah perubahan attitude dan behavior!

memang sih tidak mudah untuk memiliki gratefulness attitude dan behavior. mengapa? lihat saya laman social media masing-masing! 🙂 nyalahin itu lah, ini lah, kritik? No ….. umpatan lebih tepatnya? sindirian? ah yg itu mah bejibun 🙂

Minggu siang jam 13.50 sebuah text WhatsApp masuk …. dari Bos ku, isinya link ke Spotify, sebuah interview seseorang dengan Dr. Chatib Basri – ekonom muda, mantan Menteri Keuangan, …… orang pinter 🙂 jika tertarik siapkan waktu 1 jam untuk dengerin obrolan bermutu tinggi dan mencerahkan ini.

masuk minggu ke 4 work from home dan nggak jelas sampai kapan ini akan berakhir memang terasa makin stressful. buatku yang seorang karyawan biasa dan juga perusahaan tempatku bekerja sudah komit untuk memberikan support kepada employee nya saja sudah memberikan ‘tekanan’ tertentu.

aku membayangkan bagaimana dengan teman-teman yang kurang beruntung karena dirumahkan atau bahkan mengalami PHK sebagai buntut dari pandemik ini? bagaimana dengan teman-teman yang harus kerja setiap hari hanya untuk menopang kehidupan hariannya? tidak keluar rumah bekerja berarti tidak ada penghasilan? sedih bukan?

tetapi banyak juga lo yang malah mendapatkan ‘benefit’ dalam situasi seperti ini? lihat saja Youtuber, Content Creator dan Trader/Investor di bursa efek.

tanpa harus keluar rumah tetapi ‘penghasilan’ masih mengalir walau mungkin tidak sederas biasanya 🙂

kubaca beberapa artikel ternyata dari lebih 250 juta penduduk Indonesia hanya sekitar 2 juta orang saja yang sudah berinvestasi di pasar saham alias kurang dari 1%. dibandingkan dengan Malaysia misalkan, investor saham dinegara tetangga kita tersebut sudah lebih dari 15%. wah kalah jauh banget kita y 🙁

tetapi yang menggembirakan ternyata 39% investor saham di Indonesia di kuasai oleh kaum milenial 🙂 …… keren nih.

nah, buat teman-teman semua nih … bener-bener deh ayo belajar berinvestasi di pasar saham. belajar saja dulu, tidak ada ruginya sama sekali kan belajar sesuatu yang baru?

mumpung banyak waktu kan selama PSBB ini? yuk belajar, lalu mulailah berinvestasi, start small aja dulu, setelah mulai paham dikit demi dikit mulai tambah investasinya.

kayak tadi malam, gabut nggak tahu mau ngapain, lalu buka laptop …. loh kok ada dana masuk? dari mana nih? dari siapa nih? ….. e…. rupanya musim deviden telah tiba 🙂

buat kalian yang mau belajar dan berinvestasi nih silahkan ke sini y

https://www.rhbtradesmart.co.id/tradesmart/tradesmart-product

There are 0 comments .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *